DPRD  

DPRD Lampung Soroti Daya Beli Lemah Meski Nilai Tukar Petani Baik

BANDARLAMPUNG – Selain persoalan fiskal, DPRD Lampung juga menyoroti kondisi ekonomi riil masyarakat. Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung, Yozi Rizal, menilai daya beli masyarakat masih tergolong rendah.

Menurutnya, meskipun Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat baik, tidak semua masyarakat merasakan dampak positifnya.

“Tidak semua orang punya kebun sawit atau kopi. Sementara gabah dan singkong belum. Nilai investasi juga belum terlalu bagus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perputaran uang di masyarakat masih terbatas sehingga permintaan rendah dan harga cenderung stagnan.

Yozi menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan fiskal dan ekonomi ke depan, agar pertumbuhan yang dicapai benar-benar dirasakan secara merata oleh masyarakat Lampung.

Exit mobile version