BANDARLAMPUNG – Kenaikan tarif tol sejak akhir November 2025 berdampak pada turunnya volume kendaraan di sejumlah ruas tol di Lampung. Kondisi ini memicu peralihan kendaraan berat ke jalan nasional.
Data Dinas Perhubungan Provinsi Lampung mencatat penurunan arus kendaraan di ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung dan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar selama periode Natal dan Tahun Baru.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, menilai peralihan truk ke jalan nasional membawa risiko besar terhadap ketahanan infrastruktur.
“Kalau berdampak ke kerusakan jalan, ya risikonya memang begitu. Jalan biasa itu kan bukan untuk kendaraan berat terus-menerus,” ujar Mukhlis, (3/1).
Ia mengingatkan agar jalan nasional tidak dijadikan alternatif utama hanya karena pertimbangan tarif tol.






